BERITA TERAKHIR

Memahami Konsep Nasionalisme Ala Diaspora

Senin, 8 Oktober 2018 | 17:15

Bentuk pengabdian dan berbakti kepada negeri (nasionalisme) dalam era revolusi industri saat ini telah mengalami transformasi yang signifikan. Keberadaan subjek terhadap objek sebagai wujud dari pertemuan, bukan lagi nilai yang kultus. Kecanggihan teknologi dan evolusi tata-kelola data, memungkinkan siapa pun dapat melakukan kontrol terhadap sesuatu tanpa harus berada di dekatnya. Kecanggihan ini juga memungkinkan siapa pun untuk dapat mengakses segala macam informasi di berbagai belahan dunia mana pun. Era ini benar-benar telah membuat jarak menjadi sesuatu yang fana. Segala aktivitas dapat dilakukan kapanpun, tanpa mesti melalui proses pertemuan.  Dalam perkembangan ilmu pengetahuan, era ini barangkali dapat disebut sebagai keniscayaan. Secara gamblang, era ini telah membuka jalan bagi siapa pun untuk bisa mengembangkan ilmu pengetahuan di suatu tempat, tanpa harus terlebih dahulu menetap dengan kurun tertentu. Teknologi telah benar-benar mengubah konsep pengabdian yang selama ini dianggap oleh banyak orang sebagai upaya membangun suatu bangsa dengan cara menetap di dalamnya.


FEATURE

Hardiknas Kemenristekdikti, Peraih King Faisal Prize Prof Irwandi Jaswir Berikan Kuliah Halal Science
Jumat, 4 Mei 2018 | 20:49

Kesemarakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) masih terus digelorakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Kali ini, rangkaian acara Hardiknas Kemenristekdikti diisi dengan Seminar Ilmiah Halal Science: Perkembangan Global dan Potensi Indonesia dengan narasumber utama Prof Irwandi Jaswir, peraih King Faisal International Prize 2018.

Ditjen SDID – Coventry University Sediakan Beasiswa untuk Anak Bangsa Berprestasi
Senin, 8 Januari 2018 | 16:27

Setelah memberikan gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) bidang kesehatan kepada Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, Ph.D., Coventry University Inggris kembali melanjutkan hubungan baik dengan Indonesia.

Pengembangan Riset Laut Dalam di Ambon Maluku
Senin, 8 Januari 2018 | 16:25

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI menyelenggarakan program Simposium Cendekia Kelas Dunia (SCKD 2017) dengan tajuk “Memperkuat Peradaban Bangsa Berbasis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Menunjang Prioritas Pembangunan”.

Indeks Feature

SOSOK

Bagus Muljadi

Ilmuwan Dunia yang Mengambil Semester Pendek

Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi pasti menjadi dambaan tiap mahasiswa. Cumlaude bahkan summa-cumlaude dikejar sejumlah sarjana.

  •  Ali Ghufron Mukti

    Visioner Sejak Kecil, Kiprah Ali Ghufron Mukti di Bidang Kedokteran Mendunia

  •  Asdam Tambussay

    Mengejar Doktor Muda Demi Impian Gelar Profesor

Indeks Sosok

GAGASAN

Ikatlah Ilmu dengan Publikasi Internasional

Rachmat Kriyantono, PhD

Mempublikasikan paper secara internasional adalah perlu bagi setiap dosen, yang merupakan pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan iptek melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selanjutnya
Indeks Gagasan

INFOGRAFIS

AHS (Academic Health System)
Rabu, 12 Juli 2017 | 19:28