Komite Bersama

banner web komber

 

Komite Bersama dibentuk dan disahkan melalui Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 288/M/KPT/2016 tentang Perubahan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 195/M/KPT/2016 tentang Komite Bersama Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan Kementerian Kesehatan Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Pendidikan, Penelitian dan Pelayanan Kesehatan.

Lingkup tugas dan fungsi Komite Bersama (disepakati dalam Pleno tanggal 31 Maret 2017) adalah,

  1. Menyusun rumusan kebijakan untuk pengembangan dan pembinaan Rumah Sakit Pendidikan serta wahana pendidikan dan penelitian, dan pengembangan pendidikan tinggi kesehatan
  2. Melakukan koordinasi dan sinkronisasi kebijakan pengembangan dan pembinaan Rumah Sakit Pendidikan serta wahana pendidikan dan penelitian, dan pengembangan pendidikan tinggi kesehatan
  3. Melaksanakan perencanaan, implementasi, monitoring dan evaluasi bersama dalam lingkup pengembangan dan pembinaan Rumah Sakit Pendidikan serta wahana pendidikan dan penelitian, dan pengembangan pendidikan tinggi kesehatan
  4. Mengembangkan sistem data yang terintegrasi antara Kemristedikti, Kemkes dan stakeholders terkait

Pada tahun 2017 ini, telah disepakati 4 (empat) focus program Komite Bersama, yaitu

  1. Perhitungan dan analisis kebutuhan tenaga dokter dan dokter spesialis (selanjutnya akan menjadi pertimbangan untuk kuota mahasiswa baru)
  2. Monev dan Bimbingan Teknis Implementasi Operasionalisasi RS PTN (kesesuaian implementasi operasionalisasi dengan dan alokasi subsidi yang akan diberikan oleh Kemristekdikti)
  3. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen RS PTN (integrated information system)
  4. Penyusunan konsep teknis implementasi AHS sebagai dasar regulasi AHS (Kelembagaan, SDM/Karir, Remunerasi, Sistem ICT)

 

Untuk masuk ke dalam Sistem informasi Komite Bersama silahkan klik gambar berikut :

Portal sistem Informasi

 

 

 

 

BagikanShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn