Perguruan Tinggi Seni sebagai Tonggak Penting Pendidikan Nasional

“Indonesia adalah negeri yang tak sekedar kaya akan sumber daya alam, tapi juga negeri yang penuh dengan cita rasa seni dan budaya. Dari Aceh hingga Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, kita tidak pernah kekurangan sumber daya dan cita rasa seni budaya. Bangsa kita adalah bangsa yang senang berdendang, bernyanyi, berkreasi dan menari.”


Formula 4C untuk Bertahan pada Era Revolusi Industri 4.0

Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Ali Ghufron Mukti mengatakan, sumber daya manusia menentukan kemajuan suatu negara. Terlebih lagi, Indonesia sudah harus siap menghadapi revolusi industri 4.0 atau industri generasi keempat.


Membumikan Pendidikan Tinggi, Bersumbangsih Wujudkan Citarum Harum

Masih dengan sub tema Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) tahun 2018, yakni “Membumikan Pendidikan Tinggi, Meninggikan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia”, Kemenristekdikti secara khusus menggelar acara Sumbangsih Pendidikan Tinggi untuk Wujudkan Citarum Harum.


Ngobrol Asyik Bareng Scientist di Gedung Bersejarah Kota Bandung

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 menyelenggarakan beragam rangkaian acara. Salah satunya, yakni Diskusi Inspiratif dengan tema “Pembangunan Iklim Akademis dan Profesi sebagai Seorang Ilmuwan” yang digelar usai upacara bendera 2 Mei.


Hardiknas 2018, Kemenristekdikti Kian Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) semakin siap menghadapi revolusi industri 4.0 atau industri generasi keempat. Hal itu disampaikan Menristekdikti, Mohamad Nasir pada upacara bendera peringatan Hardiknas di Universitas Padjadjaran, Bandung.


Semarak Hardiknas Kemenristekdikti 2018: Membumikan Pendidikan Tinggi, Meninggikan Kualitas SDM Indonesia

Kemenristekdikti menggelar rangkaian acara yang dimulai pada tanggal 2 – 13 Mei dalam rangka memperingati Hardiknas 2018.


Bukan untuk Jadi Dosen Tetap, Dosen Asing yang Diundang Adalah Dosen Kelas Dunia

Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Ali Ghufron Mukti menjelaskan, terdapat konteks yang belum tersambungkan terkait kehadiran dosen asing berstatus tenaga kerja asing (TKA) dengan program World Class Professor (WCP) yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti sejak tahun 2017.


Memaknai Kehadiran Dosen Asing ke Indonesia

Sebanyak 200 dosen asing dari berbagai belahan dunia akan didatangkan ke Indonesia. Terkait rencana ini, Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Ali Ghufron Mukti memastikan bahwa kehadiran para dosen asing tersebut tidak akan mengancam eksistensi dosen Indonesia.


SISTer, Solusi Pengulangan Isian Data Dosen

Repetisi pengisian aplikasi dengan data yang sama, kerap dihadapi oleh dosen. Tidak hanya menyita waktu tetapi juga mengganggu pekerjaan dosen yang  memang sudah banyak.


Tidak Ada Alasan untuk Tidak Menulis Publikasi

Menulis karya ilmiah merupakan sebuah kewajiban bagi dosen, baik lektor kepala maupun profesor. Sesuai dengan Permenristekdikti No. 20 Tahun 2017, seorang ilmuwan sudah semestinya mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menyebarluaskannya kepada masyarakat.



Halaman 5 dari 15« Pertama...34567...10...Terakhir »