Abdul Mutolib, Doktor Bidang Pertanian Berusia 25 Tahun dari Universitas Andalas

Senin, 11 September 2017 | 14:01 WIB


Gedung Auditorium Kampus Universitas Andalas (Unand) Limau Manis Padang menjadi saksi bisu atas keberhasilan 615 wisudawan dan wisudawati dalam menyelesaikan studinya. Para lulusan yang diwisuda pada Jumat, 25 Agustus 2017 itu berasal dari berbagai program, yakni Program Magister, Doktor, Spesialis, dan Profesi.

Pada Prosesi Wisuda III Unand Tahun 2017 tersebut, salah satu lulusan bernama Abdul Mutolib berhasil mencetak prestasi membanggakan. Bagaimana tidak, mahasiswa S-3 Ilmu Pertanian itu lulus menjadi Doktor termuda, yakni di usianya yang baru menginjak 25 tahun. Dia berhasil mempertahankan Disertasi yang berjudul “Deforestasi dan Kelembagaan Pengelolaan Hutan di Wilayah Kerja KPHP Dharmasraya” dalam sidang tertutup program Doktor di hadapan dewan penguji, Selasa 18 Juli lalu.

Abdul sendiri merupakan mahasiswa Program Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) Batch I di bawah Promotor Prof. Ir. Yonariza, M.Sc.  Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), yakni dengan memfasilitasi fresh graduate untuk menempuh pendidikan S-2 dan S-3 dalam waktu empat tahun.  Pada pelaksanaan PMDSU Batch I, Unand bersama lima universitas di Pulau Jawa, seperti UI, IPB, ITB, UGM dan ITS dipercaya menjadi kampus penyelenggara. Terdapat sekira 60 mahasiswa, di mana delapan di antaranya berada di bawah bimbingan Unand.

Dalam sidang tertutup, Abdul mampu membuktikan kebaruan dan keunggulan penelitiannya melalui temuan deforestasi yang diinisiasi oleh masyarakat lokal, dan terjadi secara terencana melalui struktur kelembagaan lokal. Dengan penuh percaya diri, mahasiswa asal Desa Enggalrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung itu mempresentasikan hasil penelitiannya di hadapan dewan sidang promosi, yang terdiri atas Prof. Dr. Ir. Irfan Suliansyah, M.S  sebagai Ketua Sidang/Ketua Program Studi S-3 Ilmu Pertanian; Prof. Ir. Yonariza, M.Sc. Ph.D sebagai Ketua Komisi Pembimbing; Dr. Ir. R. Hnaung Ismono, M.P dan Dr. Mahdi, S.P., M.Si sebagai Anggota Komisi; serta Prof. Dr. Ir. Rudi Febriamansyah, M.Sc; Prof. Dr. Afrizal, MA; Dr. Ir. Osmet, M.Sc; dan Dr. Kurnia Warman, M.Hum sebagai dosen penguji.

Abdul Mutolib merupakan mahasiswa PMDSU Unand yang lulus tercepat sekaligus merupakan Doktor termuda yang di wisuda di Universitas Andalas. Selama 2013 hingga 2014, dia menempuh pendidikan pada Program Studi Magister Pengelolaan Terpadu Sumber Daya Alam dengan tidak menyelesaikan tesis.  Kemudian, Abdul kembali melanjutkan pendidikan pada Program Studi S-3 Ilmu Pertanian melalui program by research.

Selain lulus tercepat, Abdul juga telah menghasilkan tiga artikel pada jurnal intenasional terindeks Scopus/ISI Web of Science, serta satu artikel pada jurnal nasional terakreditasi. Dua artikel pun telah dipresentasikan pada seminar nasional, dan empat artikel lainnya dalam seminar internasional, baik di dalam maupun luar negeri.

Melalui program PMDSU, Kemristekdikti menanggung biaya pendidikan, biaya penelitian, hingga biaya hidup penerima beasiswa. Bahkan, Abdul berkesempatan menjajal kolaborasi riset bersama peneliti kelas dunia di Universitas Brighton, Inggris. Hal ini dia dapatkan pada Oktober 2017, ketika mengikuti program Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI) di Negeri Ratu Elizabeth itu.

 

(Link berita terkait: http://pasca.unand.ac.id/id/berita/item/418-abdul-mutolib-doktor-muda-berusia-25-tahun-dari-program-studi-s3-ilmu-pertanian )