Wherever you may go, Indonesia will always be in your heart

Berita

aminef 1
16 May 2017

Wherever you may go, Indonesia will always be in your heart

Ditjen SDID 0 Comments

Jakarta (16/05) – Acara orientasi program sekaligus pemberian materi pada pra keberangkatan mahasiswa penerima beasiswa Fulbright diselenggarakan pada 15-19 Mei 2017 di Hotel Shangri-La, Jakarta. Sebelumnya, acara tersebut diawali dengan sajian makan malam yang dihadiri langsung oleh AMINEF Executive Director Mr. Alan H. Feinstein.

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) merupakan sebuah yayasan nirlaba yang didirikan pada tahun 1992. Yayasan ini sendiri mengelola berbagai program inisiatif di Indonesia, salah satunya adalah beasiswa Fulbright.

Beasiswa Fulbright merupakan beasiswa penuh yang didanai langsung pemerintah Amerika Serikat melalui lembaga AMINEF. Setiap tahun lembaga ini terus memberikan kesempatan bagi pemerintah Indonesia untuk menebar benih diaspora, sebagai langkah melahirkan ilmuwan-ilmuwan Indonesia di masa depan.

Pada proses pelaksanaannya, beasiswa ini terbagi menjadi Master’s Degree Program dan Fulbright Ph.D. Para pelamar beasiswa dapat memilih langsung antara melanjutkan studi pasca sarjana atau melakukan penelitian di Amerika Serikat.

Dalam kesempatan membuka acara pada Selasa (16/05) pagi ini, Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti, Ali Ghufron Mukti mengatakan bahwa, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mendukung penuh para diaspora Indonesia untuk mencapai jenjang pendidikan tinggi sesuai dengan bidang yang diminati, “please be sure that wherever you may go, Indonesia will always be in your heart”.

Melalui beasiswa Fulbright, AMINEF tidak hanya memberikan pendanaan bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi. Tetapi, bertujuan untuk terus meningkatkan kualitas dan kerja sama antara kedua negara di bidang pendidikan tinggi.

Dalam sambutannya, Ghufron juga menjelaskan, saat ini, Direktorat Sumber Daya dan Iptek Dikti tengah menyusun rencana induk pengembangan sumber daya pada 7 bidang yang menjadi agenda prioritas negara. “Rencana induk ini akan menjadi cetak biru perencanaan program pembangunan dengan fokus utama memfasilitasi sumber daya pendidikan tinggi,” jelas Ghufron.

Sumber daya pendidikan tinggi tersebut nantinya akan digunakan pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di berbagai sektor. Ghufron berharap, para penerima beasiswa Fulbright dapat bersinergi dengan pemerintah dalam upaya mewujudkan berbagai pembangunan yang direncanakan. (indri/iqbal)

aminef 2

BagikanShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn