Bimbingan Teknis Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Tingkat Terampil 2017

Rabu, 5 April 2017 | 13:57 WIB


Denpasar (24/03). Pulau Bali merupakan lokasi yang sangat strategis dalam pelaksanaan perdana Bimbingan Teknis (BIMTEK) dan Pelatihan Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Direktorat Karir dan Kompetensi Sumber Daya Manusia, Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi di Kuta Central Park Hotel Bali. Peserta Bimtek dan Pelatihan PLP ini diikuti oleh sebanyak 52 orang yang terdiri dari 14 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Politeknik Negeri antara lain  mewakili Indonesia Bagian Barat dari Aceh, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan mewakili Indonesia Bagian Tengah dari Banjarmasin, Samarinda, Manado dan Kupang.

Terselenggaranya kegiatan Bimtek PLP ini mengacu pada kebijakan Peraturan Bersama Mendiknas dan Kepala BKN Nomor. 02/V/PB/2010 dan Nomor. 13 Tahun 2013 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) pasal 23 ayat 3 yang menyatakan bahwa PNS yang diangkat pertama kali dalam jabatan PLP paling lama 2 (dua) tahun setelah diangkat, dimana yang bersangkutan harus mengikuti dan lulus diklat fungsional PLP Terampil dan atau Ahli (tercantum pada pasal 24), sedangkan PNS dari jabatan lain ke jabatan PLP harus mengikuti dan lulus diklat fungsional Terampil dan atau Ahli (tercantum pada pasal 31), perpindahan PLP Terampil ke Ahli juga harus mengikuti dan lulus Diklat Ahli untuk PLP.

Untuk menambah wawasan peserta Bimtek dan Pelatihan PLP dalam menjalankan tugas pengelolaan di laboratorium sesuai TUPOKSI dan standard pelayanan laboratorium Perguruan Tinggi Negeri, dihadirkan Narasumber dan Tim Ahli yang antara lain berasal dari Unbraw; Unair; IPB; UGM; Unila; UPI dan Kopertis Wilyah II.

Acara Bimtek dan Pelatihan PLP Tingkat Terampil 2017 dibuka pada 21 Maret 2017 diawali dengan  Laporan Kegiatan Bimtek pada tahun sebelumnya oleh Indri Hapsari – Kasi Karir Tenaga Kependidikan Wilayah 2, Direktorat Karier dan Kompetensi SDM, yang menyampaikan bahwa “maksud dan tujuan kegiatan Bimtek adalah agar peserta dapat memahami substansi butir kegiatan teknis sebagai tugas pokok PLP, serta memperoleh materi manajemen laboratorium kompetensi, sosial kultural guna mendukung pengelolaan Laboratorium, serta memperoleh kemampuan untuk melakukan  pemberkasan perhitungan angka kredit dan pengajuan angka kredit tersebut”, ucap Indri.

Pembukaan secara resmi kegiatan Bimtek dan Pelatihan PLP 2017 dilakukan oleh Ferry Ramadhan, Kasubdit. Karier Tenaga Kependidikan, Direktorat Karier dan Kompetensi SDM, yang di hadiri pula oleh beberapa Tim Ahli diantaranya Andi Setyawan Ph.D dari UNILA dan Prof. Hazairin Samaulah dari Kopertis Wilayah III.

Dalam sambutannya, Ferry Ramadhan menyampaikan beberapa hal terkait dengan impassing, “Saat ini kami sebagai instansi Pembina sedang menyiapkan instrumennya, beserta uji kompetensi dan sertifikasinya. Di tahun 2017 ini kami akan melakukan evaluasi dan perbaikan-perbaikan untuk mengefisienkan peserta dari sisi jumlah, namun sesuai arahan pimpinan kami yang paling efektif adalah kurang dari 50 orang peserta dan di tahun ini para peserta Bimtek tetap wajib mengerjakan tugas-tugas berupa Pre Test, Post Test dan tugas mandiri serta diskusi kelompok pada hari terakhir”, ungkap Ferry.